Dasar - Dasar Rekayasa Perangkat Lunak

25 April 2012

1. Pemahaman Dasar Rekayasa Perangkat Lunak

a. Pengertian Perangkat Lunak

Program komputer dan dokumentasi yang berkaitan seperti dokumen kebutuhan, rancangan, dan user manual.
Produk perangkat lunak bisa dibangun untuk pengguna khusus atau umum:
* Generic – dibangun untuk dijual ke pengguna yang berbeda-beda misalnya perangkat lunak untuk PC seperti Excel atau Word.
* Bespoke (custom) – untuk pengguna khusus/pemesan sesuai kebutuhannya.
Perangkat lunak baru bisa dibuat dengan membangun program baru, konfigurasi sistem perangkat lunak atau gunakan lagi (reuse) program yang sudah ada.

b. Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak
Disiplin ilmu rekayasa atau teknik yang berkaitan dengan semua aspek dalam membuat perangkat lunak.
Rekayasa perangkat lunak harus mengikuti pendekatan yang sistematis dan teratur dan menggunakan alat dan teknik yang cocok sesuai dengan masalah yang akan dipecahkan, batasan pembangunan dan sumber yang tersedia.

c. Perbedaan Rekayasa Perangkat Lunak dan Ilmu Komputer
Ilmu komputer berkaitan dengan teori dan konsep-konsep dasar sedangkan Rekayasa Perangkat Lunak berkaitan dengan praktek pembangunan perangkat lunak.
Teori ilmu komputer lebih kurang sebagai penyangga rekayasa perangkat lunak.

d. Perbedaan Rekayasa Perangkat Lunak dan Rekayasa Sistem
Rekayasa sistem berkaitan dengan semua aspek dalam pembangunan sistem berbasis komputer termasuk hardware, rekayasa perangkat lunak dan proses, sedangkan Rekayasa Perangkat Lunak adalah bagian dari rekayasa sistem yang meliputi pembangunan perangkat lunak, infrasktruktur , kontrol, aplikasi dan database pada sistem.
Para ahli sistem (system engineers) terlibat dalam spesifikasi sistem, desain  arsitektural, integrasi dan peluncurannya.

f. Pengertian Software Process
* Serangkaian aktifitas yang tujuannya adalah pembangunan atau evolusi perangkat lunak
* Aktifitas umum dalam semua proses perangkat lunak :
* Spesifikasi – apa yang dilakukan sistem dan batas pembangunan
* Pembangunan- produksi dari sistem perangkat lunak
* Validasi – pemeriksaan apakah perangkat lunak sesuai dengan permintaan pemesan
* Evolusi – mengubah perangkat lunak untuk menyesuaikan perubahan permintaan.

2. Tahap-Tahap Dalam Pembuatan Perangkat Lunak

* Fase Analisa kelayakan dan eksplorasi konsep.  Mengidentifikasi kebutuhan untuk melakukan otomatisasi proses dan menganalisa kelayakan proyek.
* Fase spesifikasi persyaratan.  Menganalisa dan mendokumentasikan persyaratan sistem.  Dokumentasi persyaratan secara jelas harus menyebutkan apa yang akan dilakukan oleh sistem yang diproyeksikan, unsur apa yang akan diperlukan oleh produk perangkat lunak serta karakteristik apa yang harus dimiliki oleh unsur produk
* Fase desain.  Mendesain sistem dan mendokumentasikan sistem.  Dokumen desain menentukan cara pembuatan sistem software untuk memenuhi persyaratan tersebut.
* Fase implementasi.  Menulis perangkat lunak.
* Fase pengujian.  Mencoba perangkat lunak untuk mengetahui apakah telah memenuhi persyaratannya.
* Fase perawatan.  Mengikuti penempatan produk perangkat lunak, membetulkan kesalahan, mengubah dan memperluas sistem.

3. Atribut kualitas Perangkat Lunak

* Benar.  Dokumentasi dikatakan benar bila secara tepat dan akurat dapat menjelaskan fungsi dan kelayakan program . Perangkat lunak dikatakan benar jika telah memenuhi persyaratan input dan outputnya.
* Efisien.  Perangkat lunak yang menunjukkan cara pemakaian sumber komputasi secara baik.
* Perawatan.  Menunjukkan betapa mudahnya dalam mekukan  perbaikan, perubahan dan perluasan.
* Portable.  Atribut ini menunjukkan bahwa perangkat lunak dapat dipindah tergantung jenis lingkungannya.
* Readable.  Atribut ini menunjukkan bahwa perangkat lunak mudah untuk dipahami produk kerjanya.
* Reliable (dapat dipercaya)
* Kuat
* Reusable (dapat dipakai berulang-ulang)
* Testable (Dapat diuji)
* Well documented (memiliki dokumentasi yang baik)


Related Post :

2 komentar: